Makanan Khas Kudus

Kudus merupakan sebuah kabupaten yang terletak di Jawa Tengah yang sering dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Wilayah yang berada di dataran rendah ini dikenal dengan wisata religi dan sejarahnya karena banyak terdapat beberapa masjid yang sering dikunjungi wisatawan dan juga makam salah satu walisongo dan juga beberapa orang terkenal di masa dahulu. Rasanya pasti kurang lengkap apabila mengunjungi satu kota namun tidak sekalian berburu wisata kuliner yang terdapat di kota tersebut. Untuk anda yang dalam waktu dekat berencana untuk mampir ke Kudus, berikut kami siapkan daftar makanan khas Kudus yang layak anda buru ketika berlibur di sana.

 

1. Soto Kudus

Soto Kudus adalah makanan yang pasti akan terlintas di kepala anda jika sudah bicara soal kuliner Kota Kudus. Pada dasarnya, soto Kudus hampir sama dengan menu soto lain, bahkan mirip dengan soto Lamongan. Yang membuat soto Kudus berbeda adalah soto Kudus tidak pernah memakai daging sapi karena alasan sejarah terdahulu di mana walisongo melarang mengkongsumsi daging sapi dalam rangka menghormati kepercayaan umat Hindu yang tidak memakan sapi. Hal ini merupakan salah satu bentuk perwujudan toleransi di Kudus mengingat pada saat itu banyak masyarakat Kudus yang memeluk agama Hindu. Soto Kudus tentu dapat dengan mudah ditemukan di setiap sudut kota Kudus. Namun, apabila anda ingin mencoba mengolahnya sendiri di rumah, bahan-bahan yang dibutuhkan cukup mudah, di antaranya adalah bawang putih, kunyit, bawang merah, jahe, kemiri, merica, garam, dan ketumbar dengan sedikit gula.

 

2. Lentog Tanjung

Lentog adalah sebuah istilah yang dipinjam dari bahasa jawa yang berarti lontong, sedangkan terdapatnya nama Tanjung di belakang lentog adalah karena si pembuat lentog tanjung dahulu kala berasal dari Desa Tanjungkarang (Desa Tanjung). Pada awalnya, lentog tanjung hanya bisa didapatkan di sekitaran desa Tanjung saja, berbeda dengan sekarang, di saat lentog tanjung sudah tersedia dan mudah ditemukan di setiap sudut kota Kudus. Yang membuat makanan khas Kudus yang satu ini unik adalah ukurannya lontong lentog tanjung yang ukurannya melebihi lontong manapun, yakni bahkan hampir sebesar betis orang dewasa. Menu ini biasanya disantap di saat pagi hari untuk sarapan bersama keluarga. Dengan tiga komponen utama: lodeh tahu, potongan lontong dan sayur gori (nangka muda), lentog tanjung khas Kudus siap menggoyang lidah anda. Menu ini pun biasanya disajikan di atas daun pisang dengan ditambah taburan bawang goreng untuk menambah kenikmatannya. Penasaran ingin mencoba?

 

3. Garang Asem Khas Kudus

Walaupun Kudus terkenal sekali dengan menu makanan sotonya, Kudus juga sering dikenal dengan menu makanan garang asemnya. Garang asem khas Kudus terbilang cukup terkenal karena sudah sering diliput media berita maupun TV. Tergolong pada makanan jenis sup ayam, garang asem menjadi berbeda karena cita rasanya yang menguatkan rasa pedas. Bumbu dasar kuahnya antara lain bawang putih, bawang merah, kemiri, cabe rawit, dan tomat hijau dengan melalui proses memasak yang lumayan lama yakni sekitar 1,5 jam. Penjual biasanya menyediakan tiga varian rasa garang asem, yaitu garang asem ayam, ceker dan jeroan. Makanan ini juga selalu ditemani nasi panas untuk membuat perut kenyang. Selain cita rasa pedas, garang asem juga memiliki cita rasa asam dan gurih.

 

4. Pecel Pakis Colo Khas Kudus

Rata-rata daerah di pulau Jawa memiliki menu pecel khas masing-masing, begitu pula dengan Kudus. Menu makanan khas Kudus yang berupa pecel ini tentu berbeda dari pecel yang berasal dari lain, seperti pecel Surabaya. Pecel diketahui merupakan campuran sayur mayur yang disiram kuah kacang, sayuran yang terdapat dalam pecel biasa di antaranya adalah kacang panjang, tauge, sayur kangkung, daun singkong, dan daun kemangi. Pecel pakis colo, sesuai dengan namanya, melibatkan sayuran pakis sebagai komponen utama. Walaupun berbeda, pecel pakis colo khas Kudus sangat terkenal di kalangan masyarakat Kudus, bahkan terdengar namanya hingga ke kota-kota lain di Jawa Tengah. Banyak yang sudah jatuh cinta dengan kesederhanaan dan kemurnian resep pecel pakis solo yang diketahui diturunkan dari tiga generasi sebelumnya. Untuk anda para pecinta pecel, tidak ada salahnya mencoba keunikan pecel yang satu ini apabila berkunjung ke kota Kudus.

 

5. Sayur Kangkung Santan

Dari namanya saja, sudah bisa membuat yang mendengar membayangkan kelezatan menu makanan khas Kudus yang satu ini. Sayur kangkung santan memang pada dasarnya sama dengan sayur kangkung kebanyakan, namun berbeda dari adanya santan yang ditambahkan ke dalamnya. Masakan ini menjadi favorti masyarakat untuk menu makan siang yang menemani nasi karena rasanya yang enak dan mudah diolah, hanya perlu menyiapkan beberapa bumbu seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai. Jika ingin mencoba sayur kangkun santan yang dibuat langsung oleh warga Kudus, anda bisa dengan mudah menemui jenis sajian ini di sekitaran Kota Kudus. Namun, jika anda ingin membuat sendiri sayur kangkung santan sendiri di rumah, bahan dan cara mamasaknya tentu sangat mudah.

 

6. Nasi Pindang Kerbau

Pindang memiliki banyak arti dalam dunia kuliner. Namun, paling umumnya, pindang dapat diartikan sebagai kuah yang berwarna kekuning-kuningan dengan cita rasa asam segar, seperti halnya pindang patih. Atau bisa juga kuah yang warnanya bening kecoklatan seperti halnya pindang bandeng atau pindang iga. Ini lah yang menjadi salah satu ciri khas menu makanan khas Kudus yang satu ini, yakni dengan warnanya kecoklatan ini, pindang dari Kudus dibuat dari daging kerbau karena pada masanya masyarakat Kudus tidak lazim mengkonsumsi sapi. Selain dagingnya, jeroan kerbau juga digunakan sebagai isi pindang. Bumbu yang dipakai untuk pindang khas Kudus mirip dengan kuah rawon sehingga warnanya menjadi coklat pekat, perbedaannya adalah pindang khas Kudus perlu ditambahkan santan encer dan daun melinjo muda. Penjual nasi pindang Kudus biasanya juga menyajikan menu makanan ini dengan menggunakan piring beralas daun pisang dan memakaikan sendok daun pisang.

 

7. Sate Kerbau

Saat anda mengunjungi Kudus, rasanya akan tidak afdol jika anda tidak mencicipi menu makanan khas Kudus yang satu ini. Kuliner sate kerbau tidak sulit ditemukan di kota Kudus, justru sangat mudah. Sate kerbau di Kudus disajikan bersama nasi putih dan bumbu kacang, tak lupa cabai merah dan hijau rebus juga hadir untuk menambah cita rasa pedas menu ini, dan bahkan menjadi kunci penambah rasa. Sate kerbau di Kudus terkenal dengan rasanya yang kuat dan meresap ke dalam daging, hal ini menurut penjual terjadi karena sebelum dimasak, daging kerbau mengalami proses yang cukup panjang, mulai dari pemisahan antara daging dan otot, sampai ke perendaman daging kerbau yang akan dijadikan sate ke dalam bumbu-bumbu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *